Museum Mandala Bhakti Semarang

Kota Semarang memiliki beberapa tempat wisata yang bertema sejarah. Tempat-tempat ini menjadi bukti bahwa kota ini memang menjadi salah satu basis perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Salah satu tempat wisata di Semarang yang mengusung konsep wisata sejarah ini adalah Museum Mandala Bhakti. Isi dari ,useum ini akan membuka fikiran dan mengedukasi kita tentang sejarah perjuangan TNI pada masa penjajahan.

Oleh karena itu bagi Anda yang ingin tau lebih dalam mengenaihistori perjuangan bangsa yang terjadi di Kota Semarang, maka datang saja ke Museum Mandala Bhakti Ini.

Museum Mandala Bhakti

Museum Mandala Bhakti Semarang berlokasi di Jln. Mgr Sugiyopranoto Nomor 1, Barusia, Semarang, Jawa Tengah.

Selain dekat dari pusat kota Semarang yakni hanya berjarak kurang lebih 4 kilometer dengan perkiraan waktu tempuh tidak sampai 10 menit, lokasi museum ini juga cukup dekat dari lokasi beberapa tempat wisata lain yang ada di Semarang seperti Tugu Muda, Lawang Sewu, Masjid Agung Jawa Tengan, dan Masjid Raya Baiturrahman.

Karenanya jika Anda sedang atau akan berkunjung ke tempat-tempat wisata tersebut, jangan lupa juga untuk mampir ke Museum Mandala Bhakti untuk menambah pengetahuan Anda dengan melihat benda-benda bersejarah yang ada di dalam museum ini.

Museum Mandala Bhakti juga tidak membebankan kepada para pengunjung untuk biaya tiket masuk. Jadi untuk melihat bukti-bukti sejarah dan mendapatkan edukasi penting tentang sejarah, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun.

Apa Yang Ada di Museum Mandala Bhakti?

Museum Mandala Bhakti memiliki desain bangunan klasik bergaya Eropa dengan nuansa formal yang terasa sangat kental.

Pada masa perjuangan, bangunan museum ini dijadikan sebagai tempat pengadilan tinggi untuk rakyat Eropa yang menetap di Semarang.

Bangunan museum ini terbagi menjadi beberapa bagian dan saat ini menyimpan koleksi benda ataupun dokumen bersejarah.

Ruangan-ruangan yang ada di museum ini antara lain ruang peristiwa, ruang seragam TNI, ruang senjata dan amunisi, ruang cacat veteran, ruang laskar wanita, dan ruang pelestarian kerja.

Ruang peristiwa berisi catatan-catatan mengenai peristiwa penting yang pernah terjadi di Semarang pada masa perjuangan seperti perang ambarawa, supersemar, pertempuran lima hari dan catatan-catatan penting lainnya.

Kemudian di ruangan seragam TNI, Anda akan menemukan berbagai bentuk seragam yang dulunya dipakai oleh para pejuang pada saat mengemban tugas perjuangan seperti seragam badan keamanan rakyat, seragam tentara keamanan rakyat, hingga seragam peta.

Sementara di ruang senjata dan amunisi, para pengunjung akan menemukan koleksi berbagai macam dan jenis senjata serta amunisi yang digunakan pada saat peperangan dulu seperti bambu runcing, machine gun, meriam pelontar, mobil pemancar komunikasi hingga senjata penangkis.

Selanjutnya di ruang cacat veteran, pelestarian kerja dan ruang laskar wanita, para pengunjung akan disuguhkan berbagai benda yang memiliki muatan sejarah seperti alat medis untuk para veteran, hingga catatan perjuangan kaum wanita Semarang pada masa perjuangan.

Selain keenam ruangan di atas, masih ada satu lagi ruangan yang tak kalah penting dan menarik untuk Anda masuki.

Ruangan ini dinamai ruang dapur umur di mana isinya berupa beberapa peralatan dapur yang digunakan pada masa perjuangan seperti tungku api dan lain sebagainya.

Berkunjung atau berwisata ke tempat-tempat yang menyimpan nilai sejarah sangat penting untuk menambah pengetahuan kita mengenai perjuangan bangsa.

Selain itu, dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah, kita juga akan lebih menghargai jasa para pahlawan sehingga rasa patriotisme dan nasionalisme kita akan semakin kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *